1. Herpes Zoster
Merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, dengan gejala berupa
melenting-lenting pada kulit yang letaknya bergerombol. Jika bagian yang
terkena adalahdaerah wajah terutama daerah mata, mka dapat menimbulkan luka dan
kerusakan permanen pada mata. Selain kerusakan kornea, herpes zoster juga dapat
menyebabkan kematian retina.
2. Hipertensi
Efek hipertensi pada mata terutama perubahan pada retina. Kerusakan
pada retina ini dapat dibagi menjadi empat. Yang pertama adalah kerusakan
ringan, dimana terdapat penyempitan pembuluh darah, sehingga mengurangi suplai
darah ke retina. Yang kedua, kerusakan sedang, yang menyebabkan perdarahan
ringan, microaneurisma dan gambaran
kerusakan retina. Pada kerusakan yang berat tampak pembengkakan pada dikus
optikus yaitu cakram tempat persarafan mata menghantarkan rangsangan apda mata.
Jika tekanan darah sangat tinggi akan terjadi peningkatan tekanan
intrakranial, yang dapat menyebabkan iskemia optik yaitu kurangnya aliran darah
ke mata. Tekanan darah yang tinggi juga dapat menyebabkan gejala-gejala
mendadak seperti mata tiba-tiba nuram atau berbayang, disertai sakit kepala,
gangguan kebutaan hingga kebutaan mendadak.
Selain kerusakan pada retina, hipertensi juga dapat menyebabkan
beberapa konmplikasi lain pada mata, antara lain penyumbatan pada pembuluh
darah retina dan emboli retina yang dpat menyebabkan kebutaan mendadak,
macroaneurisma dan retinopati.
3. Diabetes
Gangguan mata yang mungkin dialami akibat diabetes adalah retinopati
diabetik, yaitu pembuluh darah di retina akan mengalami kerusakan akibat gula
darah yang tinggi, sehingga lama kelamaan retina menjadi rusak karena
kekurangan suplai darah.
Retinopati diabetik ditandai dengan penglihatan yang makin buram secara
perlahan-lahan, timbul bayangan atau daerah penglihatan yang hilang atau
sepertitertutup bayangan, dan kesulitan melihat pada malam hari. Jika terjadi
perdarahan dapat muncul floaters, yaitu titik-titik hitam yang tampak
melayang-layang saat kita melihat. Perdarahan dapat besar sehingga floaters
dapat menutupi penglihatan. Banyak orang yang mengalami kerusakan di retina
akibat diabetes yang tidak sadar bahwa dirinya telah mengalami komplikasi di
mata. Resiko glaukoma juga menjadi dua kali lipat.
4. Penyakit tiroid
Penyakit tiroid disebut dengan Grave’s
dissease merupakan penyakit autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh meyerang
bagian tubuh tertentu dan menganggapnya musuh yang harus dilawan. Penyakit ini juga
menyerang mata karena otot mat dan jaringan lunak di sekitarnya memilki protein
serupa dengan kelenjar tiroid. Akibatnya kelopak mata dan jaringan mata di
sekitar mata akan membengkak, mata terlihat menonjol, dan kelopak jadi
tertarik. Karena mata tidak dapat menutup sempurna maka mata menjadi kering dan
mudah iritasi. Mata menjadi berair dan merah, sensitif terhadap cahaya dan
terasa ada tekanan terhadap bola mata. Terhadapa penglihatan gangguan ini akan
menyebabkan penglihatan ganda bahkan hilangnya penglihatan







0 komentar:
Posting Komentar