Apakah anda atau
keluarga anda merokok?
Rokok termasuk
barang yang sangat merugikan kesehatan. Tak hanya bagi si perokok itu sendiri
tapi juga bagi orang-orang di sekitar perokok (perokok pasif). Menjadi perokok
pasif bahkan bisa lebih berbahaya daripada perokok aktif
Seseorang yang
terpajan secara rutin terhadap asap rokok (perokok pasif) juga memiliki resiko
mengalami penyakit-panyakit yang juga timbul pada perokok aktif, seperti
kanker, penyakit paru obstruktif kronik, jantung, stroke. Pada anak bisa
menimbulkan infeksi saluran nafas. Tak hanya itu, bau rokok yang menempel di
perokok aktif ataupun perokok pasif karena terpapar asap rokok mengganggu
kenyamanan.
Tanpa disadari
perokok pasif sebenarnya telah menjadi perokok. Tempat yang beresiko biasanya
di rumah, kendaraan umum, tempat kerja dan tempat-tempat umum lainnya.
Terdapat lebih dari
4.000-5.000 zat kimia berbahaya yang terdapat dalam asap rokok. Dimana 400
diantaranya memiliki sifat karsinogen. Tiga besar zat yang terdapat pada
sebatang rokok adalah Nikotin, TAR dan karbon monoksida. Dan penyakit utama
penyebab kematian karena rokok adalah
penyakit kardiovaskuler (jantung dan stroke), penyakit paru obstruksi
kronik (PPOK), dan kanker paru.
Menolak jadi
perokok pasif
Dengan beberapa
langkah sederhana ini kita bisa mengurangi atau menghilangkan asap rokok dan
menghindaekan diri dari perokok pasif
- Tidak ada yang merokok di rumah
Buat
aturan dilarang merokok. Bila ada
anggota keluarga yang merokok maupun tamu yang ingin merokok minta
mereka untuk merokok di luar rumah. Jangan bergantung pada sistem ventilasi
atau pun buka jendela utnuk membersihkan udara di dalam rumah
- Stop merokok di dalam mobil
Selain
di rumah, minta seluruh anggota keluarga dan teman yang menggunakan mobil anda
untuk tidak merokok
- Hindari tempat-tempat “berasap”
Hindari
tempat-tempat yang banyak asap rokoknya
- Hargai tempat bebas asap rokok
Banyak
fasilitas umum yang sudah menerapkan aturan bebas asap rokok. Kita bisa
memberikan apresiasi pada pihak yang terkait
- Hindari perokok
Bila
harus berbagi ruang dengan perokok, posisikan diri sejauh mungkin dengan
perokok
- Terapkan pola hidup sehat







0 komentar:
Posting Komentar