Minggu, 07 Oktober 2012

Aku dan Nursing Informatic


Nursing informatics???apa itu…???

Nursing informatic  adalah salah satu kelas elektif di blok 4.1 ini. Kelas ini termasuk baru karena di tahun sebelumnya tidak ada, cuma ada dua kelas yaitu Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris.  Awalnya ingin masuk di kelas Bahasa Jepang tapi karena saya penasaran dengan Nursing Informatic akhirnya masuk di kelas ini.

Ternyata ga salah masuk di kelas ini, solanya ga kayak kuliah yang lainnya deh… yang cuma duduk di kelas dengerin dosen, nyatet dll. Di kelas yang berisi 45 IT-ers  ini kuliahnya online terus, dijamin ga bakal bosen. Paling cuma bingung kalau ga mudeng.  Hehe..

Banyak manfaatnya di elektif ini, kita bisa belajar aplikasi Epiinfo yang ternyata bisa untuk membuat pemetaan, dan blogging (belajar sekaligus jadi tugas buat IT-ers di kelas ini). Selain itu ada tugas software untuk kesehatan, kita jadi banyak tahu tentang softwaredi  kesehatan.

Satu lagi yang penting, kita jadi tahu tentang SIMKep yaitu salah satu pemanfaatan dan penerapan Nursing Informatic di rumah sakit. SIMKep ini memudahkan dalam pengkajian dan pendokumentasian pasien. Tak hanya itu biaya perhari, biaya total, dan biaya di jam atau hari tertentu dapat diketahui.  Tentang SIMKEp ini IT-ers belajar di RSUD Banyumas lhoo..  

Ga rugi deh, belajar sambil jalan-jalan.
That’s all.. semoga bermanfaat…

Si Pencuri Penglihatan








Beberapa penyakit ini dapat menimbulkan atau menyebabkan komplikasi pada mata
1.       Herpes Zoster
Merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, dengan gejala berupa melenting-lenting pada kulit yang letaknya bergerombol. Jika bagian yang terkena adalahdaerah wajah terutama daerah mata, mka dapat menimbulkan luka dan kerusakan permanen pada mata. Selain kerusakan kornea, herpes zoster juga dapat menyebabkan kematian retina.

2.       Hipertensi
Efek hipertensi pada mata terutama perubahan pada retina. Kerusakan pada retina ini dapat dibagi menjadi empat. Yang pertama adalah kerusakan ringan, dimana terdapat penyempitan pembuluh darah, sehingga mengurangi suplai darah ke retina. Yang kedua, kerusakan sedang, yang menyebabkan perdarahan ringan, microaneurisma dan gambaran kerusakan retina. Pada kerusakan yang berat tampak pembengkakan pada dikus optikus yaitu cakram tempat persarafan mata menghantarkan rangsangan apda mata.
Jika tekanan darah sangat tinggi akan terjadi peningkatan tekanan intrakranial, yang dapat menyebabkan iskemia optik yaitu kurangnya aliran darah ke mata. Tekanan darah yang tinggi juga dapat menyebabkan gejala-gejala mendadak seperti mata tiba-tiba nuram atau berbayang, disertai sakit kepala, gangguan kebutaan hingga kebutaan mendadak.
Selain kerusakan pada retina, hipertensi juga dapat menyebabkan beberapa konmplikasi lain pada mata, antara lain penyumbatan pada pembuluh darah retina dan emboli retina yang dpat menyebabkan kebutaan mendadak, macroaneurisma dan retinopati.

3.       Diabetes
Gangguan mata yang mungkin dialami akibat diabetes adalah retinopati diabetik, yaitu pembuluh darah di retina akan mengalami kerusakan akibat gula darah yang tinggi, sehingga lama kelamaan retina menjadi rusak karena kekurangan suplai darah.
Retinopati diabetik ditandai dengan penglihatan yang makin buram secara perlahan-lahan, timbul bayangan atau daerah penglihatan yang hilang atau sepertitertutup bayangan, dan kesulitan melihat pada malam hari. Jika terjadi perdarahan dapat muncul floaters, yaitu titik-titik hitam yang tampak melayang-layang saat kita melihat. Perdarahan dapat besar sehingga floaters dapat menutupi penglihatan. Banyak orang yang mengalami kerusakan di retina akibat diabetes yang tidak sadar bahwa dirinya telah mengalami komplikasi di mata. Resiko glaukoma juga menjadi dua kali lipat.

4.       Penyakit tiroid
Penyakit tiroid disebut dengan Grave’s dissease merupakan penyakit autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh meyerang bagian tubuh tertentu dan menganggapnya musuh yang harus dilawan. Penyakit ini juga menyerang mata karena otot mat dan jaringan lunak di sekitarnya memilki protein serupa dengan kelenjar tiroid. Akibatnya kelopak mata dan jaringan mata di sekitar mata akan membengkak, mata terlihat menonjol, dan kelopak jadi tertarik. Karena mata tidak dapat menutup sempurna maka mata menjadi kering dan mudah iritasi. Mata menjadi berair dan merah, sensitif terhadap cahaya dan terasa ada tekanan terhadap bola mata. Terhadapa penglihatan gangguan ini akan menyebabkan penglihatan ganda bahkan hilangnya penglihatan

KEMALANGAN BAGI PEROKOK PASIF


Apakah anda atau keluarga anda merokok?
Rokok termasuk barang yang sangat merugikan kesehatan. Tak hanya bagi si perokok itu sendiri tapi juga bagi orang-orang di sekitar perokok (perokok pasif). Menjadi perokok pasif bahkan bisa lebih berbahaya daripada perokok aktif
Seseorang yang terpajan secara rutin terhadap asap rokok (perokok pasif) juga memiliki resiko mengalami penyakit-panyakit yang juga timbul pada perokok aktif, seperti kanker, penyakit paru obstruktif kronik, jantung, stroke. Pada anak bisa menimbulkan infeksi saluran nafas. Tak hanya itu, bau rokok yang menempel di perokok aktif ataupun perokok pasif karena terpapar asap rokok mengganggu kenyamanan.
Tanpa disadari perokok pasif sebenarnya telah menjadi perokok. Tempat yang beresiko biasanya di rumah, kendaraan umum, tempat kerja dan tempat-tempat umum lainnya.
Terdapat lebih dari 4.000-5.000 zat kimia berbahaya yang terdapat dalam asap rokok. Dimana 400 diantaranya memiliki sifat karsinogen. Tiga besar zat yang terdapat pada sebatang rokok adalah Nikotin, TAR dan karbon monoksida. Dan penyakit utama penyebab kematian karena rokok adalah  penyakit kardiovaskuler (jantung dan stroke), penyakit paru obstruksi kronik (PPOK), dan kanker paru.
Menolak jadi perokok pasif
Dengan beberapa langkah sederhana ini kita bisa mengurangi atau menghilangkan asap rokok dan menghindaekan diri dari perokok pasif
  •         Tidak ada yang merokok di rumah
Buat aturan dilarang merokok. Bila ada  anggota keluarga yang merokok maupun tamu yang ingin merokok minta mereka untuk merokok di luar rumah. Jangan bergantung pada sistem ventilasi atau pun buka jendela utnuk membersihkan udara di dalam rumah
  •         Stop merokok di dalam mobil
Selain di rumah, minta seluruh anggota keluarga dan teman yang menggunakan mobil anda untuk tidak merokok
  •          Hindari tempat-tempat “berasap”
Hindari tempat-tempat yang banyak asap rokoknya         
  •  Hargai tempat bebas asap rokok
Banyak fasilitas umum yang sudah menerapkan aturan bebas asap rokok. Kita bisa memberikan apresiasi pada pihak yang terkait         
  •  Hindari perokok
Bila harus berbagi ruang dengan perokok, posisikan diri sejauh mungkin dengan perokok
  •           Terapkan pola hidup sehat

.

Yuk... Ramah Pada Kakek dan Nenek Kita


Populasi lanjut usia di dunia mengalami lonjakan. Begitu pula di Indonesia, jumlah penduduk lansia meningkat. Data dari BSN tahun 2010 menunjukkan bahwa populasi lansia ada 16.5 juta jiwa atau 7.8 % dari jumlah penduduk. Dan pada 2020 diperkirakan akan mnjadi 28.8 juta atau 11.3 % dari tottal populasi. Luar biasa...
Dan yang sangat disayangkan adalah lonjakan ini belum diikuti dengan peningkatan pelayanan kesehatan yang memadai, dan sarana prasarana yang ramah lansia.
Di negara maju lansia masih dipekerjakan untuk jenis pekerjaan yang ringan dan tidak beresiko tinggi. Berbeda dengan Indonesia yang sebagian lansia cenderung stress bahkan depresi karena tidak mempunyai aktifitas dan tidak produktif lagi, hampir sebagian lansia tidak siap menghadapi masa pensiun. Pemberdayaan lansia perlu dilakukan karena sekitar enam puluh persen lansia masih berpotensi. Mungkin di beberapa tempat kita dapat menemui lansia yang  masih aktif dan mandiri, misalnya masih bekerja di ladang atau berjualan di pasar. Dan sebagian yang lain sakit dan tidak mampu melakukan apa-apa. Selain itu pemberian keterampilan pada calon pensiunan dan persiapan diri sebelum pensiun akan bisa mengurangi stres.
Bagaimana dengan fasilitas yang ramah untuk lansia? Misalnya di angkutan umum atau di fasilitas umum lainnya? Sebenarnya lingkungan yang ramah lansia yang mendorong kesehatan dan partisipasi aktif lansia bisa diciptakan misalnya :
1.       Mengusahakan jalur pejalan kaki yang aman dan nyaman bagi lansia di sekitar tempat tinggal.
2.       Angkutan umum yang aman dan nyaman serta fasilitas umum yang aman digunakan oleh lansia dan memudahkan sehingga mampu digunakan secara mandiri.
3.       Melatih caregiver atau anggota keluarga untuk membantu kegiatan lansia dan memahami lansia.
4.       Fasilitas di dalam rumah yang aman dan nyaman bagi lansia, misal lantai jangan dibuat licin, ada pegangan di dinding dan toilet.

Selain masalah kesehatan dan sarana prasarana yang ramah bagi lansia penting juga untuk memantau gizi lansia. Penurunan fungsi organ tubuh daan turunnya aktifitas biologis lansia kadang menjadi masalah dalam pemenuhan gizi yang seimbang. Misalnya kesulitan memakan daging karena gigi berkurang, kurang nafsu makan karena indera pengecap mengalami penurunan fungsi dsb. Untuk menjaga keseimbangan gizi lansia penyusunan menu makan perlu dilakukan dengan baik, yaitu :
1.       Menu mengandung zat gizi yang cukup dari berbagai jenis makanan
2.       Makanan sebaiknya mengandung banyak serat, sayuran atau buah-buahan
3.       Makanan sebaiknya yang mengandung zat besi seperti kacang-kacangan, hati, bayam atau sayuran hijau
4.       Pembatasan penggunaan garam
5.       Makanan yang diberikan sebaikny amudah dikunyah
6.       Porsi makan yang cukup dan tidak berlebih
7.       Pengolahan makanan sebaiknya dengan dikukus atau direbus, hindari dengan di goreng

Problematika lansia dan kiat menanganinya
Masalah yang mendasar dan paling sering terjadi pada lansia adaah masalah kesehatan.
Sehat adalah keadaan sejahtera baik secara fisik,mental, sosial maupun spiritual yang memungkinkan seseorang untuk produktif baik secara sosial maupun ekonomi.
Secara alami proses penuaan pada lansia mengakibatkan penurunan fungsi pada lansia, mulai dari kemunduran fisiknya yang tidak mampu lagi bekerja seperti saat muda, mudah lupa dll.
·         Demensi atau pikun
Demensia atau sering disebut pikun adalah penurunan kemampuan mental yang terjadi pada lansia, biasanya berkembang secara perlahan, dimana terjadi gangguan ingatan, penilaian dan kemampuan untuk memusatkan perhatian dan bisa terjadi kemunduran kepribadian.

Gejala dari demensia:
  •        Biasanya dimulai secara perlahan dan makin lama makin parah, sehingga keadaan ini mulanya tidak disadari
  •    Terjadi penurunan ingatan, kemampuan mengingat waktu, kemampuan untuk mengenali orang, tempat dan benda
  •        Sering lupa akan kejadian yang dialami
  •         Pertanyaan atau kata-kata yang sering diulang
Tips menghindari/mencegah demensia
  •          Menjaga pikiran tetap aktif
  •         Tetap beraktivitas fisik dan sosial
  •          Mempertahankan pola makan yang sehat
  •         Tetap melakukan hobi dan kegiatan yang bermanfaat
  •         Bermain atau melakukan games yang melibatkan otak misalnya puzle atau mengisi teka teki

·         Kencing Manis
Kencing manis atau Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolisme gula. Ditandai dengan gejala awal sering minum, sering kencing, sering makan dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Gejala lanjutan adalah cepat lelah, kesemutan, pandangan mulai kabur, gangguan ginjal bahkan jantung. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dalam tubuh meningkat.

Mencegah kencing manis :
  •           Mengurangi makanan yang manis
  •          Diet sesuai dengan kebutuhan
  •          Banyak melakukan aktivitas dan olahraga teratur
  •           Rutin melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter

·         Anemia
Anemia atau seeing disebut kurng darah adalah keadaan dimana Hemoglobin (Hb) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari batas normal (pria dewasa : 13 g/dl, wanita dewasa : 12 g/dl)

Gejala yang timbul
  •          Cepat lelah, lesu otot lemah
  •          Pucat, berdebar-debar sesak nafas waktu kerja dan payah jantung
  •           Sakit kepala, pusing, kesemutan
  •          Mudah mengantuk
  •          Daya konsentrasi menurun
  •          Rasa mau pingsan
Cara mencegah
-          Pemberian tablet zat besi, vitamin B12
-          Menkonsumsi makanan bergizi dan banyak mengandung zat besi

·         Jantung koroner
Jantung koroner disebabkan oleh peyumbatan pembuluh darah yang mengalir ke jantung sehingga fungsi jantung terganggu.

Penyebab jantung koroner karena ada penyempitan dan penyumbatan pembuluh arteri koroner. Hal tersebut disebabkan oleh penumpukan kolesterol. Jantung koroner erat hubungannya dengan tekanan darah tinggi, tingginya kolesterol, tingginya kadar gula darah, kegemukan dan stres.
Gejalanya : nyeri dada di sebelah kiri, sesak dan muncul keringat dingin

Cara mencegah jantung koroner
  •          Menghindari makanan yang berlemak tinggi
  •          Makan makanan yang mengandung serat
  •          Beraktivitas dan berolahraga secara teratur
  •          Periksa secara rutin

·         Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah naiknya tekanan pada pembuluh darah arteri. Penyakit dimana tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan/atau tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg

Gejala hipertensi
  • Ada dua gejala yang perlu diperhatikan untuk mengenali darah tinggi yaitu ringan: sering tanpa gejala dan berat     : sakit kepala, pusing atau sakit kepala yang berdenyut.Komplikasi yang dapat ditimbulkan adalah gangguan penglihatan, gangguan jantung, gangguan ginjal dan gangguan pembuluh darah ke otak.

    Cara mencegah
  •         Kurang garam dalam makanan
  •         Mengurangi stres
  •         Memeriksakan diri secara teratur
  •         Mengkonsumsi obat sesuai petunjuk dokter

·         Menopause dan Andropause
Menopause adalah tanda menurunnya fungsi reproduksi pada wanita, biasanya terjadi sekitar usia 45 tahun. Menopause ditandai dengan berhentinya menstruasi dan berhentinya fungsi reproduksi. Dikatakan menopause setelah tidak mengalami menstruasi minimal selama 12 bulan.

Andropuse adalah keluhan yang timbul akibat penurunan fungsi hormon androgen pada laki-laki pada umur yang bervariasi dan merupakan proses alamiah. Umumnya dimulai saat usia 60 tahun.

Gejala dari menopause
  •          Masalah psikologis berupa lesu, sakit kepala, pusing, sulit tidur, perasaan suram, cepat tersinggung, sukar memusatkan pikiran, cemas, dan depresi
  •          Semburan atau rasa panas (hot flush) dan banyak keringat
  •          Nyeri tulang
  •          Jantung berdebar
  •          Selera makan tidak menentu
  •          Perubahan pola haid
  •          Mengeringnya vagina
  •         Sering mengeluh gangguan pencernaan
  •          Osteoporosis yang merupakan komplikasi dari menopause
Gejala andropause
  •          Penurunan keinginan seksual (libido)
  •          Kekurangan energi atau tenaga
  •          Penurunan kekuatan dan ketahanan otot
  •          Berkurangnya kenyamanan dan kesenangan hidup
  •          Sedih atau sering marah tanpa sebab yang jelas
  •          Berkurangnya kemampuan ereksi
  •          Tertidur setelah makan malam
  •          Penurunan kemampuan bekerja
Jika mengalami keluhan tersebut atau berbagai kombinasi dari empat atau lebih keluhan maka digolongkan ke dalam andropause

Cara menghadapi menopause dan andropause
  •       Masalah psikologis yang timbul biasanya tidak memerlukan pengobatan karena gejala tersebut sewaktu-waktu bisa hilang. Hanya penanganan dan pengelolaan yang baik
  •        Pengaturan diet
  •        Pemberian vitamin D
  •         Memeriksakan diri ke dokter

Senin, 01 Oktober 2012

8 Manfaat Sehat Tertawa



"Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.." kalimat lelucon tersebut telah akrab ditelinga kita, yang artinya mengajak semua orang untuk melupakan masalah sejenak dengan tertawa karena suatu hal yang lucu. Hal ini benar, selain dapat membuat masalah terasa ringan, tertawa juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.


Berikut 8 manfaat tertawa bagi kesehatan, antara lain:

1. Membakar kalori
Tertawa lepas selama 10 sampai 15 menit dapat meningkatkan pengeluaran energi, meningkatkan denyut jantung, dan dapat membakar hingga 40 kalori. Namun hal ini bukan merupakan metode penurunan berat badan.

2. Membuat perasaan Anda lebih baik
Tertawa meningkatkan kadar hormon endorfin yang dapat mengurangi stres dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Bahkan hanya dengan menonton acara komedi, efeknya dapat bertahan hingga 24 jam.

3. Meningkatkan psikologis seseorang
Selera humor seseorang dapat membuat kemampuan berkomunikasinya meningkat, kreativitas dan kinerja secara keseluruhan di tempat kerja. Kemampuan untuk menghargai humor atau kemampuan untuk membuat orang lain tertawa, sebenarnya memiliki efek psikologis pada tubuh yang menyebabkan orang semakin terikat secara emosional.

4. Meningkatkan harapan dan harga diri
Dengan hanya menonton acara komedi selama 15 menit dapat mengurangi kekhawatiran tentang kesehatan atau karier. Tertawa dapat menggantikan pikiran negatif dengan yang positif dan membantu merumuskan rencana untuk menyelesaikan masalah.

Hal ini dapat meningkatkan perasaan, harapan hidup dan harga diri karena dapat mengatasi beban pikiran dengan lebih mudah.

5. Melindungi terhadap penyakit jantung
Penelitian menunjukkan bahwa rasa humor yang baik dapat menghindarkan diri Anda dari risiko serangan jantung. Tertawa dapat melebarkan pembuluh darah sehingga darah mengalir lebih bebas.

Selain itu, tertawa juga dapat mengurangi lemak dan kolesterol yang menumpuk di arteri koroner yang dapat melindungi jantung.

6. Memperluas pikiran Anda
Kebahagiaan dan tertawa karena suatu hal yang lucu dapat mengurangi sempitnya pandangan terhadap suatu masalah dan membuat Anda berpikir dari perspektif yang lebih luas.

7. Membantu anak-anak menahan rasa sakit
Menonton film kartun yang lucu dapat membantu anak-anak mengatasi rasa sakit akibat prosedur yang menyakitkan, seperti suntikan imunisasi atau pemeriksaan ke dokter gigi. Anak dapat dengan cepat melupakan rasa sakitnya ketika melihat hal-hal lucu yang disukainya.

8. Menguatkan sistem kekebalan tubuh
Hormon stres yang berkurang selama tertawa, memungkinkan sel-sel kekebalan tubuh untuk berfungsi lebih baik. Tertawa juga mempromosikan pertukaran oksigen dengan karbondioksida sehingga membantu membersihkan saluran udara.

Tertawa juga dapat mempromosikan otot dan sendi yang selama ini tegang karena beratnya pekerjaan

1 Jam Tidur Ekstra Mencegah Diabetes pada Remaja



Anda perlu menjaga kesehatan dan menghindari faktor risiko terhadap berbagai penyakit yang terjadi ketika dewasa sejak dini. Bahkan gaya hidup ketika remaja seperti kurangnya waktu tidur, memiliki dampak yang besar bagi kesehatan seperti tingginya kadar resistensi insulin.

"Tingginya kadar resistensi insulin dapat menyebabkan perkembangan diabetes," kata Karen Matthews, dosen psikiatri di University of Pittsburgh, seperti dilansir healthnews, Senin (1/10/2012).

Resistensi insulin adalah disfungsi metabolik yang terkait atau memberikan kontribusi terhadap berbagai kondisi kesehatan yang serius yang meliputi diabetes tipe 2, sindrom metabolik, dan obesitas.

Penelitian dilakukan terhadap 245 siswa SMA dengan kondisi kesehatan yang baik. Tujuannya adalah melacak kaitan antara durasi tidur dengan kadar resistensi insulin untuk mengetahui seberapa besar risiko diabetes terhadap remaja.

Peserta diminta mengenakan actigraph pada pergelangan tangannya selama satu minggu. Actigraph adalah alat pengukur jumlah gerakan, sehingga peneliti dapat mengetahui seberapa panjang durasi tidur peserta penelitian.

Peneliti memeriksa resistensi insulin dan kadar gula dalam darah peserta sebelum dan sesudah penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa durasi tidur yang lebih pendek dikaitkan terhadap resistensi insulin yang lebih tinggi.

Penelitian ini mengesampingkan faktor lainnya seperti ras, umur, jenis kelamin, lingkar pinggang, dan indeks massa tubuh (BMI) peserta. Hasil penelitian dilaporkan dalam jurnal Sleep edisi September.

Seorang remaja yang biasanya tidur selama 6 jam per malam, dapat menurunkan resistensi insulin hingga 9 persen dengan menambah waktu tidur sebanyak 1 jam. Sehingga remaja dapat mengurangi risiko diabetes dengan menambah 1 jam waktu ekstra untuk tidur.

"Studi ini adalah yang pertama kali menunjukkan hubungan antara waktu tidur lebih pendek dengan resistensi insulin pada remaja sehat tanpa terkait dengan faktor obesitas," kata Matthews.

Pentingnya Pemenuhan Gizi Bayi Sejak Dini

Setiap orang mendambakan anaknya dapat tumbuh cerdas dan tetap sehat hingga kelak dewasa. Untuk mewujudkan hal itu, orangtua perlu mempersiapkan kesehatan anak dengan cara pemenuhan gizi sejak dini, bahkan sebelum terjadinya kehamilan.
“Tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh pemenuhan gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupannya, yaitu dimulai sejak terjadinya kehamilan sampai bayi berusia 2 tahun,” kata Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc, pakar gizi medis dari Perhimpunan Nutrisi Indonesia dalam acara jumpa pers simposium “The Importance of Early Life Nutrition to Support Long Term Health” di hotel Hyatt Yogyakarta, seperti ditulis Senin (1/10/2012).

Selain itu, kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan selama kehamilan juga turut menentukan kesehatan anak di masa depan. Ibu hamil yang kekurangan gizi akan menyebabkan berat lahir bayi rendah.

Berat lahir bayi rendah tersebut disebabkan oleh kurangnya konsumsi makanan berkalori, makanan yang tinggi protein, dan defisiensi zat gizi mikro, seperti zinc, zat besi, asam folat, serta vitamin C dan A.

Akibatnya jangka pendek terhadap kurangnya nutrisi tersebut, bayi akan mengalami gangguan perkembangan otak dan kemampuan kognitifnya rendah. Sedangkan dampak jangka panjangnya, risiko terhadap penyakit tidak menular ketika dewasa akan meningkat, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi dan berbagai gangguan metabolik tubuh lainnya.

Sebelumnya telah dikenal pola makanan sehat yang memenuhi ketentuan 4 sehat 5 sempurna, tetapi ketika mempersiapkan kehamilan, seorang calon ibu juga harus memenuhi ketentuan 3J, yaitu keseimbangan dalam jenis, jumlah dan jadwal makanan.

Masalah pemenuhan gizi pada tahap pertama kehidupan bayi juga telah menjadi perhatian pemerintah guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat disegala usia. Data WHO tahun 2010 menunjukkan bahwa jumlah wanita hamil yang kekurangan gizi di Indonesia mencapai skala 10 persen, sedangkan berat lahir bayi rendah pada skala 11,5 persen.

“Pemerintah baru-baru ini meluncurkan program Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan atau yang dikenal dengan Scalling Up Nutrition untuk mengurangi persentase tersebut dan mengurangi angka kematian orang dewasa akibat penyakit tidak menular,” kata Swissanto Soerojo, Medical Director PT Nutricia Indonesia Sejahtera dalam acara tersebut.

Acara ini diselenggarakan oleh Perhimpunan Nutrisi Indonesia yang bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran UGM dan PT Nutricia Sejahtera Indonesia dan diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari dokter gizi klinis, pakar gizi medis, ahli gizi, bidan, dan perawat dari wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Tujuannya adalah untuk mensosialisasikan program pemenuhan gizi di 1.000 hari pertama kehidupan anak.